IAILM Suryalaya Masih Gunakan Pembelajaran Daring

SURYALAYA. Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Dosen Fakultas Tarbiyah bertempat di Aula mini IAILM Suryalaya, Selasa (9/2/2021).

Rektor IAILM, Dr. H. Asep Salahudin, MA. mengungkapkan kegiatan ini fokus kepada pembinaan dan peningkatan pembelajaran di Era Kampus Merdeka dan Pandemi Covid-19. “Pandemi Covid-19 saat ini, sejatinya melahirkan para dosen yang kreatif, inovatif, dan melek digital. Karena perkuliahan harus dilakukan secara daring,” ujarnya.

Asep mengatakan, kegiatan pembinaam ini dilaksanakan secara off line dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Peserta yang hadir merupakan para dosen di lingkungan Fakultas Tarbiyah IAILM Suryalaya.

Rektor IAILM, Dr. H. Asep Salahudin, MA. sedang memberikan pembinaan kepada para osen Fakultas Tarbiyah

Semester genap tahun akadmeik 2020/2021, IAILM Suryalaya masih menerapkan perkuliahan secara daring sesaui arahan pemerintah. Dalam pembelajarannya dosen dibebaskan menggunakan tool yang mendukung pembelajaaran jarak jauh (PJJ).

Tetapi Pembelajaran Jarak Jauh secara adminitrasi di IAILM Suryalaya harus terintegrasi dengan Sistem Akademik (SIAKAD). Dari hasil evaluasi, Pembelajaran Jarak Jauh berjalan efektif, meskipun tetap saja terdapat kendala seperti sinyal, kuota, dan lainnya. “Situasi seperti saat ini yang sedang kita hadapi memang tidak mudah, namun dengan kebersamaan kita akan mampu melaluinya.

Asep mengingatkan dan mendorong seluruh dosen dan mahasiswa IAILM Suryalaya agar mempraktikkan dan membudayakan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sesuai dengan pedoman yang diberikan oleh Kementerian Kesehatan guna meningkatkan kesehatan dan daya tahan terhadap penyakit, baik untuk diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat terdekat.

Semuanya, ujar Asep, diminta konsisten menerapkan berbagai tindakan pencegahan penularan penyakit, khususnya covid-19, baik oleh diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat terdekat. “Semua dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan IAILM harus mematuhi, menerapkan protokol kesehatan dan selalu waspada,” kata dia.

Dekan Fakuktas Tarbiyah, Drs. Nurhamzah, MSI.M.PMat. mengatakan, dalam masa darurat pandemi covid-19 ini para dosen IAILM dituntut untuk tetap melanjutkan kegiatan perkuliahan dengan cara yang tidak biasa, yaitu dengan mengambil langkah pembelajaran jarak jauh.

“Meskipun tidak seoptimal jam efektif mengajar seperti biasanya, namun model pembelajaran seperti ini menghendaki setiap dosen dapat melaksanakan tanggung jawabnya. selain itu, model pembelajaran jarak jauh ini juga mencegah kesempatan untuk berkerumun dan tetap menjaga jarak guna mencegah penularan virus,” kata dia.

Penerapan mode pembelajaran jarak jauh ini, ujar dia, meskipun dapat dilaksanakan dengan mudah, tapi tentu saja bukan tanpa kendala. Hal ini dianggap wajar karena situasinya mendadak, sejatinya model pembelajaran online memang harus membutuhkan persiapan yang mantap dan fasilitas yang memadai.

Dukungan koneksi jaringan internet yang baik dan penguasaan penggunaan aplikasi juga sangat dibutuhkan untuk mode pembelajaran jarak jauh semacam ini.

“Tentunya, masa darurat pandemi semacam ini diharapkan secepatnya berakhir agar semua civitas kampus secara khusus dapat kembali bekerja dengan maksimal. Mari kita bantu upaya pemerintah dengan cara mengindahkan semua instruksi dan himbauan yang ada,” ujar dia menambahkan.

*Admin-Aljoes